PD IPA Batu Bara Laksanakan Seminar dan Diskusi Tentang Valentine Day’s Dalam Perspektif Islam

BATU BARA, suarakpk.com - Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Alwashliyah (PD IPA) Kabupaten Batu Bara Ade Amid Alfarido mengajak ummat islam untuk tid

Presiden Minta Semua Pihak Siap Terapkan Online Single Submission
Presiden Resmikan Pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru
Ibu Mufidah Jusuf Kalla Buka Smesco Minang Festival

IMG-20180210-WA0225

BATU BARA, suarakpk.com – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Alwashliyah (PD IPA) Kabupaten Batu Bara Ade Amid Alfarido mengajak ummat islam untuk tidak ikut merayakan hari Valentine Days.

Karena menurutnya perayaan tersebut yang jatuh pada 14 Pebruari setiap tahunnya bukanlah perayaan ummat muslim melainkan budaya orang orang barat yang sengaja dibuat untuk menghancurkan generasi muslim.

Hal itu dikatakannya pada acara ” Seminar dan Diskusi tentang Valentine Day’s Dalam Perspektif Islam” diaula kantor Camat Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sabtu 10/02/2018.

Acara tersebut dihadiri Camat Medang Deras Ramlis SH, PC Alwashliyah Medang Deras Ustadz Jafar S.Pd Siswa/i SMA Citra, MTS YPK, SMA Negeri I, MAS Pangkalan Dodek, MAS Desa Pakam, SMPN IV Medang Deras, SMK Negeri I Sei Suka dan SMK Amir Hamzah, MAS Tanjung Kubah Air Putih.

Dalam sambutan, Ramlis SH mengatakan siap mendukung kegiatan kegiatan yang dilakukan pemuda, dan kedepannya jika memang ingin melaksanakan kegiatan pihaknya akan membuat yang lebih baik lagi. Selain itu pak Camat juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan karena menurutnya
dengan adanya acara tersebut para ummat muslim khususnya para pemuda pemudi islam dapat memahami bahwa Hari Valentine bukanlah harus dirayakan ummat muslim.

Pada kesempatan itu beliau juga berharap agar kedepannya Generasi muda harus mampu berbuat yang lebih
baik lagi. ” kaum muda itu harus bisa menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin” harap Ramlis Ustadz Anugrah Cahyadi menegaskan Pemuda gaul itu harus agamis bukan ikut ikutan
karena Valentine days bukanlah budaya islam, melainkan budaya Barat yang diambil dari kisah Bangsa Romawi yang mana pada masa itu sepasang kekasih tidak disetujui oleh keluarga.

Karena tidak mendapat restu dari keluarga merekapun terlibat dengan hubungan cinta terlarang dan sepasang kekasih yang dimabuk cinta itupun mati dengan membunuh diri.

Dan hal inilah yang biasa dirayakan oleh mereka ( Nasrani dan Yahudi-red) sebagai hari kasih sayang, padahal lanjut Ustadz Cahyadi sejatinya agama islam melarang dan tidak membenarkan kita ummat muslim ikut merayakan yang katanya hari kasih sayang itu karena itu adalah budaya Barat dan bukan budaya Islam. tutupnya.

Sebelumnya acara dimulai dengan pembacaan Ayat suci Al qur’an, upacara Nasional dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga Mars IPA. (Red.006)

sumber : suarakpk.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: